EIWDCT 2010 in Makassar
These days, Hasanuddin University in Makassar is carrying out seminar and workshops titled The Emerging Imaging and Wireless Digital Communication Technology (EIWDCT 2010). Located at Clarion Hotel & Convention Makassar, the seminar and workshops are held in three consecutive days, from 24 to 26 March 2010.
Seminar on the first day opened by the Dean of Technics Faculty of Hasanuddin University. The IEEE Communications Society Indonesia Chapter sent three representatives as key speakers for the seminar: Dr Irwan Prasetya Gunawan, Muhammad Ary Murti, and FX Ari Wibowo (Vice Chair of Comsoc Indonesia Chapter). Themes of the seminar are the technology, network, and the business potency of Digital Television.

30 Tahun Komite Standar IEEE 802
Bulan Maret ini, IEEE merayakan 30 tahun Komite Standar LAN/MAN 802. 30 tahun yang lalu, perusahaan seperti DEC, HP, IBM, Intel, dan Xerox mulai mengkristalkan gagasan membentuk sebuah komite komunikasi data di IEEE. Panitia resmi dibentuk pada Maret 1980 dengan Maris Graube dari Tektronix sebagai ketua. Jangkauan kerjanya meluas dalam tiga dekade, dari Kafe sampai Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Graube beranjak dari standar lama untuk GPIB: IEEE 488. Ia mempertanyakan ketiadaan standar untuk komunikasi pada jarak yang lebih jauh. Maka komite-komite mulai bekerja. Standar pertama yang ditelurkan adalah Ethernet, yang lucunya waktu itu belum didukung Bob Metcalfe sebagai penemu Ethernet
. Deretan standar lain untuk komunikasi data kemudian diluncurkan juga.
Dunia wireless menyusul. WiFi dan Bluetooth pun distandarkan sebagai bagian dari 802. Tapi tak semua selesai dengan baik dan cepat. Mengutip Nikolich — yang diangkat menjadi sejarawan komite, WiFi, atau standar Wireless Local Area Network 802.11 disusun dalam kerja keras sekitar 8 tahun sebelum dapat mengeluarkan standar dasar. Yang lebih parah barangkali UWB (ultra wideband) dari kelompok Wireless Personal Area Networks 802.15, yang melibatkan dua kubu yang bersaing — mereka gagal mencapai konsensus dan akhirnya menarik proyek mereka. Contoh lain yang tak pernah mencapai standardisasi adalah Manajemen Network.
IEEE 802 juga merupakan pengarah tren industri. Contohnya adalah standar WiFi Gigabit 802.11AD yang mendorong kalangan industri untuk menyiapkannya mulai mulai tahun 2013 dengan versi 6 GHz dan 60 GHz. Versi 6 GHz akan digunakan untuk aplikasi bisnis dan industri, karena sinyalnya kuat kuat, namun berbiaya lebih tinggi untuk pengkodean, penanganan gangguan, antena MIMO, dan modulasi multilevel. Sebaliknya, versi 60 GHz akan ideal digunakan konsumen dan kantor kecil karena mudah dibangun, namun sinyalnya terganggu oleh penyerapan oksigen — secara harfiah.
Aplikasi skala industri yang didorong oleh standar 802 juga meliputi 802.15 yang mendukung RFID dan smart grid, serta 802.16 yang menjadi standar WiMAX, WiMAX mobile, hingga WiMAX 4G. Yang juga menarik adalah 802.15.6 (Body Area Networks) dan 802.15.7 (Visible Light Communications). Yang pertama dapat digunakan untuk transceiver skala nano yang bisa ditelan pasien dalam bentuk pil; dan yang kedua untuk jaringan data tingkat tinggi dengan modulasi gelombang cahaya sebagai lapisan fisik yang akan beroperasi dalam rentang terahertz tanpa izin dan kebal terhadap gangguan listrik..
Dalam rangka Peringatan 30 Tahun Komite Standar IEEE 802, IEEE juga memberikan kesempatan terbatas bagi siapa pun untuk mengambil standar-standar dari keluarga IEEE 802 secara gratis. Silakan klik pada standar-standar di bawah untuk melakukan download gratis.
- IEEE 802®: Overview & Architecture
- IEEE 802.1™ Bridging & Management
- IEEE 802.2™: Logical Link Control
- IEEE 802.3™: CSMA/CD (Ethernet) Access Method
- IEEE 802.5™: Token Ring Access Method
- IEEE 802.11™: Wireless Local Area Networks
- IEEE 802.15™: Wireless Personal Area Networks
- IEEE 802.16™: Broadband Wireless Metropolitan Area Networks
- IEEE 802.17™. Resilent Packet Rings
- IEEE 802.20™. Mobile Broadband Access System
- IEEE 802.21™. Media Independent Handover Services
Standar-standar ini hanya dapat diunduh gratis selama masa Peringatan Ulang Tahun Komite Standar IEEE 802; dan keputusan ini dapat diubah setiap saat tanpa pemberitahuan. Silakan disebarkan demi makin majunya pengembangan sistem komunikasi dan informasi demi kemanusiaan. Selamat Ulang Tahun, Komite Standar IEEE 802!
Free: A Brief History of Communications
IEEE Communications Society telah menerbitkan sebuah buku mini A Brief History of Communications, yang menelusuri jejak panjang sejarah sistem telekomunikasi dan teori informasi. Di dalamnya juga tercakup sejarah IEEE dan Communications Society. Direkam juga kesaksian para saksi sejarah. Apa yang terjadi di Bell Labs saat pertama kali data paket akan dikembangkan?
Kini buku itu diberikan gratis dalam bentuk PDF. Sila lakukan download di sini:
A Brief History of Communications
Untuk anggota Comsoc, masukkan nama dan nomor anggota pada form yang disediakan. Untuk non-anggota, masukkan nama dan angka sederhana
.
Free Tutorials
Each month, IEEE Communications provides a selection of FREE tutorials, thanks to our corporate sponsors. Their support enables us to provide these tutorials to you at no charge. A valuable opportunity for you to benefit from the expertise of presenters at IEEE Communications events.
IEEE Communications Society’s Enhanced Conference Tutorial Program presents a collection of recent tutorials given at Communications Society sponsored conferences and from additional presenters. Each tutorial reviews currents communications topics in network management and computer and wireless communications. Available tutorials, which are 2.5 to 5 hours in length contains the original visuals and voice-over by the presenter.
Please see below for listing a listing and link of this month’s FREE tutorials from IEEE Communications Society.
- Future Gigabit Systems: Towards Real 4G and Cognitive Radios
- Metrology of Advanced Optical Modulation Formats for 40/100G and beyond
UPH Lecture on 4G Technologies
Bulan Februari ini, serial seminar “Opening The Gates to 4G Mobile Technology” tiba di kota Surabaya. Host atas seminar ini adalah Universitas Pelita Harapan (UPH Surabaya), dengan koordinasi langsung dari Vice Rector Prof. Dr. John Batubara. Seminar bertempat di Hotel Mercure Surabaya (20 Februari 2009), seminar ini menyampaikan materi yang telah diperkaya dari hasil diskusi pada seminar-seminar sebelumnya, baik di Bandung, Yogyakarta, maupun Jakarta.
Berbeda dengan seminar sebelumnya pada serial ini, seminar di UPH ini dihadiri juga oleh IEEE Indonesia Section Chair, Arnold Ph Djiwatampu. Dari UPH hadir Rektor Jonathan Parapak. Juga diberikan porsi yang lebih besar untuk memperkenalkan program-program IEEE untuk memberikan support dan benefit bagi para mahasiswa dan profesional di bidang engineering. Susunan acara yang diselenggarakan, berturut-turut:
- Arnold Ph Djiwatampu (IEEE Indonesia Section Chair), Pembukaan
- Jonathan Parapak (Rektor UPH), Sambutan Penerimaan
- Muhammad Ary Murti: Pengenalan IEEE, societies, Indonesia section, chapters, membership.
- Kuncoro Wastuwibowo (Comsoc Indonesia Chapter Chair): 4G Mobile Technologies, network, service, cognitive radio, candidates
- Arif Hamdani Gunawan (IEEE Indonesia Section Vice Chair): LTE –> evolution, features, architecture
- Prof. Dr. Dadang Gunawan: IEEE Student Branch
- Arif Hamdani Gunawan: LTE –> radio access, OFDMA & SCFDMA, implementation plan
- Kuncoro Wastuwibowo: WiMAX II –> evolution, features, architecture

Peserta berasal dari UPH Surabaya dan kampus-kampus lain di sekitar Surabaya, serta beberapa profesional yang mendalami bidang telekomunikasi mobile.
Free Access to LTE Papers
IEEE Communications Society members and website visitors now may enjoy free access to full content from IEEE Communications Society conferences, magazines and journals on LTE Technology. The free access is applied for a limited time only.
Hot topics on LTE available for free access include:
- LTE radio interface
- LTE/ WiMax Radio performance Comparison
- LTE Link Layer Design
- QoS in LTE Networks
- Femtocell Access Control Strategy in LTE and UMTS
- FPGA based wireless testbed for LTE Applications
- LTE OFMDA systems (3G LTE simulations using measured MIMO channels
Plus many more papers from the IEEE Communications Society Digital Library all with limited time free access!
Bandung: Seminar on Digital TV
This year IEEE Indonesia Section and its chapters plan to intensify seminars & lecturing in several cities in Indonesia. As we have known, since last year, the Comsoc Chapter had conducted a seminar series on 4G Mobile Technologies. While still running it, now the Chapter starts another series in parallel. Today the Chapter carried out a seminar in the new series: Digital TV Technologies.
As the previous series, this one also commenced in Bandung, today. This seminar was conducted in the Hotel Nalendra, Cihampelas. The participants who attended the seminar today include Mrs. Koesmarihati of Mastel (previously, she was Telkom’s Director of Development, CEO of Telkomsel, and Chairperson of BRTI), some Heads of Department and officials from Universities (Universitas Hasanuddin, Universitas Ahmad Yani, Maranatha University, ITENAS, IT Telkom), the representatives of the operators & providers (Telkom, XL Axiata, DAAITV, Nasio), and several other professionals.
The materials in this seminar:
- Muhammad Ary Murti, IEEE as a Professional Organization
- Arief Hamdani Gunawan, Digital TV & IPTV Network
- Kuncoro Wastuwibowo, Video Coding, Compression, & Formats
- Irwan Prasetya Gunawan, Quality of Service & Quality of Experience
- Satrio Dharmanto, IPTV Implementation in Several Countries
This seminar is also supported by Multikom as a sponsor. Next Digital TV discussion will be delivered in the form of lecturing at Bina Nusantara University next weekend.
Yogya: Opening The Gates to 4G
Setelah Bandung, kali giliran kota Yogyakarta menjadi tuan rumah bagi seminar “Opening The Gates to 4G Mobile Technology” yang diselenggarakan oleh IEEE Communications Society Indonesia Chapter. Bertempat di Hotel Santika (19 Desember 2009), seminar ini masih menyampaikan materi yang sama dengan Bandung, namun telah diperkaya oleh hasil diskusi di Bandung. Speaker dan materinya meliputi:
- Muhammad Ary Murti: Pengenalan IEEE, societies, Indonesia section, chapters, membership.
- Kuncoro Wastuwibowo: 4G Mobile Technologies, network, service, cognitive radio, context awareness, candidates
- Arif Hamdani Gunawan: Candidate I –> LTE, evolution, features, architecture, OFDMA & SCFDMA, implementation plan
- FX Ari Wibowo: Candidate II –> WiMAX II, comparison of 802.16e vs 802.16m, specifications, features, architecture
Peserta datang dari Bandung, Yogyakarta, dan berbagai kota lainnya. Diskusi cukup tajam, membahas spesifikasi detail, spekulasi mengenai lenyapnya UMB
, hingga pengembangan aplikasi di atas teknologi 4G.

Setelah Yogyakarta, Teknologi 4G akan juga dibawakan ke kota-kota lain, sementara di awal 2010 nanti juga IEEE akan mulai meluncurkan tema-tema yang berbeda untuk lecturingnya. Lecturing ini akan disampaikan melalui beberapa metode sesuai tujuan. Bentuknya dapat berupa kuliah umum di kampus, lecturing intensif seperti saat ini, atau conference yang lebih besar. Namun untuk ini tentu akan diperlukan dukungan lebih banyak volunteer
.
Bandung: Opening The Gates to 4G
Seperti yang telah direncanakan, Bandung merupakan kota pertama untuk serial seminar “Opening the Gates to 4G”
. Ini adalah serial seminar yang diluncurkan IEEE Comsoc Indonesia Chapter, dan didukung IEEE Indonesia Section dan Mastel. Seminar ini bertujuan untuk membuka perbincangan yang lebih luas mengenai pengembangan network, service, dan aplikasi di Indonesia memanfaatkan platform 4G.

Seperti yang disiratkan tajuk seminar ini, terdapat lebih dari satu gerbang menuju ke teknologi mobile 4G. Di sisi network, setelah tumbangnya UMB, kita memiliki LTE dan WiMAX II. Tapi banyak parameter lain yang menandai 4G. Cognitive radio memungkinkan perangkat2 kita secara cerdas memilih spektrum dan platform telekomunikasinya mengikuti kebutuhan, lokasi, dan parameter lain, yang secara umum disebut dengan konteks. Pun aplikasi tengah mengarah ke aplikasi peduli konteks (context-aware applications).
Seminar ini dibuka IEEE Comsoc Chapter Chair, Kuncoro Wastuwibowo, dengan memaparkan kebutuhan dan requirement atas 4G, baik dari sisi reguirement oleh ITU, maupun oleh kebutuhan industri. Selain cognitive radio, dibahas skema all-IP network (yang artinya juga dukungan atas IPv6), antena cerdas (MIMO, spatial multiplex), dan OFDMA. Lalu Arief Hamdani Gunawan (vice chair IEEE Indonesia Section) melakukan diskusi panjang dan mendalam tentang LTE, lengkap dengan SAE. Kemudian Kuncoro membandingkan dengan mengulas mengenai WiMAX II yang masih berstatus pre-standard (IEEE 806.16m).
Sebagai penutup, seminar diakhiri dengan diskusi tentang context-aware application dan pervasive computing. Seminar berikutnya akan diselenggarakan di Yogyakarta, Jakarta, dan Pulau Bali serta Sumatra.
Wireless Access Free Tutorial
IEEE Communications Society is pleased to offer a free online tutorial presentation from the popular ComSoc Tutorials Now program:
Presented by Javran Erfanian for 2 hours, this online tutorial provides an end to end picture of wireless access technologies focusing on generations of mobile technology standards. A general perspective of wireless communications and radio transmission is provided, along with the fundamental, relevant concepts such as multiple access, modulation and coding, physical layer attributes.
The tutorial explores the increasing sophistication in the evolution of wireless access generations.
Free access is for a limited time only. Sponsored by Anritsu.
IEEE Communications Society




