<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>IEEE Communications Society &#187; Standard</title>
	<atom:link href="http://komunikasi.org/cat/standard/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://komunikasi.org</link>
	<description>Indonesia Chapter</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jan 2012 13:47:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>IEEE 802.11, Menembus 20th, Menembus 5Gb/s</title>
		<link>http://komunikasi.org/2010/09/ieee-802-11-menembus-20th-menembus-5gbs/</link>
		<comments>http://komunikasi.org/2010/09/ieee-802-11-menembus-20th-menembus-5gbs/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Sep 2010 17:17:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Standard]]></category>
		<category><![CDATA[802.11]]></category>
		<category><![CDATA[WiFi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komunikasi.org/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 13 September ini IEEE 802.11 merayakan ulang tahunnya yang kedua puluh. Kelompok Kerja IEEE 802.11 (Wireless Local Area Network, WLAN) didirikan pada September 1990 dengan tugas menyatukan ide-ide mutakhir dalam pengembangan teknologi WLAN dengan kecepatan di atas 1Mb/s. Standar terakhir yang telah diterbitkan kelompok ini adalah IEEE 802.11n, yang kecepatannya 600x target yang ditetapkan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggal 13 September ini IEEE 802.11 merayakan ulang tahunnya yang kedua puluh. Kelompok Kerja IEEE 802.11 (Wireless Local Area Network, WLAN) didirikan pada September 1990 dengan tugas menyatukan ide-ide mutakhir dalam pengembangan teknologi WLAN dengan kecepatan di atas 1Mb/s. Standar terakhir yang telah diterbitkan kelompok ini adalah IEEE 802.11n, yang kecepatannya 600x target yang ditetapkan. Proyek yang saat ini tengah dikerjakan berusaha mencapai target baru sebesar 5000 Mb/s.</p>
<p>Standard IEEE 802.11 telah membaur dalam dunia Internet nirkawat beberapa tahun terakhir. WiFi menjadi layanan yang harus ada di kantor, rumah, hotel, resto, bandara, dan nyaris segala tempat. Notebook, smartphone, kamera, dan berbagai gadget takkan lengkap tanpa WiFi. Dan adik kandung WiFi, yaitu WiMAX (yang dikerjakan kelompok kerja lain, IEEE 802.16), mulai menjadi pesaing nyata bagi teknologi seluler.</p>
<p>WiFi lekas populer karena dapat memberikan kecepatan data yang tinggi, kualitas yang baik, dengan biaya yang lebih rendah, untuk user yang relatif tak bergerak atau bergerak lambat terhadap sumber sinyal. Bukan hanya itu, secara teknis IEEE 802.11 telah menyusun standard yang lengkap mengenai peningkatan efisiensi spektrum, keamanan informasi, QoS pada interface, dan feature-feature lain mengikuti kebutuhan user.</p>
<p>Berikut beberapa milestone dari IEEE 802.11:</p>
<ul>
<li>1990 – Proyek IEEE 802.11 diawali dengan tujuan menciptakan standard WLAN dengan mengacu kepada kesuksesan Ethernet (IEEE 802.3).</li>
<li>1997 &#8211; Standard diterbitkan, mendukung kecepatan hingga 2 Mb/s pada band 2.4 GHz</li>
<li>1999 &#8211; Peningkatan kecepatan data pada band 2.4 GHz band dan pembukaan band baru pada 5 GHz</li>
<li>1999-2009 &#8211; Penggelaran WiFi di sisi terminal dan network</li>
<li>2009 – Amandemen IEEE 802.11n meningkatkan kecepatan maksimal WiFi hingga 600 Mb/s</li>
<li>Kelompok kerja IEEE 802.11 tengah menyusun standar untuk peningkatan data hingga 5 Gb/s</li>
<li>Kelompok kerja IEEE 802.11ac tengah memperluas kapabilitas IEEE 802.11n pada band 5 GHz</li>
<li>Kelompok kerja IEEE 802.11ad tengah menjajagi operasi pada band 60 GHz</li>
<li>Proyek lain tengah dilaksanakan untuk memungkinkan dynamic management pada air interface, adaptasi untuk kecepatan tinggi (kendaraan), operasi mesh, interworking dengan seluler, dan peer-to-peer</li>
</ul>
<a href='http://grouper.ieee.org/groups/802/11/' class='icon-button people-icon'><span class='et-icon'><span>IEEE 802.11 Group</span></span></a><div class="clear"></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komunikasi.org/2010/09/ieee-802-11-menembus-20th-menembus-5gbs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>30 Tahun Komite Standar IEEE 802</title>
		<link>http://komunikasi.org/2010/03/30-tahun-komite-standar-ieee-802/</link>
		<comments>http://komunikasi.org/2010/03/30-tahun-komite-standar-ieee-802/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2010 08:00:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Standard]]></category>
		<category><![CDATA[802]]></category>
		<category><![CDATA[Ethernet]]></category>
		<category><![CDATA[LAN]]></category>
		<category><![CDATA[MAN]]></category>
		<category><![CDATA[WiFi]]></category>
		<category><![CDATA[WiMAX]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komunikasi.org/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Bulan Maret ini, IEEE merayakan 30 tahun Komite Standar LAN/MAN 802. 30 tahun yang lalu, perusahaan seperti DEC, HP, IBM, Intel, dan Xerox mulai mengkristalkan gagasan membentuk sebuah komite komunikasi data di IEEE. Panitia resmi dibentuk pada Maret 1980 dengan Maris Graube dari Tektronix sebagai ketua. Jangkauan kerjanya meluas dalam tiga dekade, dari Kafe sampai Stasiun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bulan Maret ini, IEEE merayakan 30 tahun Komite Standar LAN/MAN 802. 30 tahun yang lalu, perusahaan seperti DEC, HP, IBM, Intel, dan Xerox mulai mengkristalkan gagasan membentuk sebuah komite komunikasi data di IEEE. Panitia resmi dibentuk pada Maret 1980 dengan Maris Graube dari Tektronix sebagai ketua. Jangkauan kerjanya meluas dalam tiga dekade, dari Kafe sampai Stasiun Luar Angkasa Internasional.</p>
<p>Graube beranjak dari standar lama untuk GPIB: IEEE 488. Ia mempertanyakan ketiadaan standar untuk komunikasi pada jarak yang lebih jauh. Maka komite-komite mulai bekerja. Standar pertama yang ditelurkan adalah Ethernet, yang lucunya waktu itu belum didukung Bob Metcalfe sebagai penemu Ethernet <img src='http://komunikasi.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Deretan standar lain untuk komunikasi data kemudian diluncurkan juga.</p>
<p>Dunia wireless menyusul. WiFi dan Bluetooth pun distandarkan sebagai bagian dari 802. Tapi tak semua selesai dengan baik dan cepat. Mengutip Nikolich &#8212; yang diangkat menjadi sejarawan komite, WiFi, atau standar Wireless Local Area Network 802.11 disusun dalam kerja keras sekitar 8 tahun sebelum dapat mengeluarkan standar dasar. Yang lebih parah barangkali UWB (ultra wideband) dari kelompok Wireless Personal Area Networks 802.15, yang melibatkan dua kubu yang bersaing &#8212; mereka gagal mencapai konsensus dan akhirnya menarik proyek mereka. Contoh lain yang tak pernah mencapai standardisasi adalah Manajemen Network.</p>
<p>IEEE 802 juga merupakan pengarah tren industri. Contohnya adalah standar WiFi Gigabit 802.11AD yang mendorong kalangan industri untuk menyiapkannya mulai mulai tahun 2013 dengan versi 6 GHz dan 60 GHz. Versi 6 GHz akan digunakan untuk aplikasi bisnis dan industri, karena sinyalnya kuat kuat, namun berbiaya lebih tinggi untuk pengkodean, penanganan gangguan, antena MIMO, dan modulasi multilevel. Sebaliknya, versi 60 GHz akan ideal digunakan konsumen dan kantor kecil karena mudah dibangun, namun sinyalnya terganggu oleh penyerapan oksigen &#8212; secara harfiah.</p>
<p>Aplikasi skala industri yang didorong oleh standar 802 juga meliputi 802.15 yang mendukung RFID dan smart grid, serta 802.16 yang menjadi standar WiMAX, WiMAX mobile, hingga WiMAX 4G. Yang juga menarik adalah 802.15.6 (Body Area Networks) dan 802.15.7 (Visible Light Communications). Yang pertama dapat digunakan untuk transceiver skala nano yang bisa ditelan pasien dalam bentuk pil; dan yang kedua untuk jaringan data tingkat tinggi dengan modulasi gelombang cahaya sebagai lapisan fisik yang akan beroperasi dalam rentang terahertz tanpa izin dan kebal terhadap gangguan listrik..</p>
<p>Dalam rangka Peringatan 30 Tahun Komite Standar IEEE 802, IEEE juga memberikan kesempatan terbatas bagi siapa pun untuk mengambil standar-standar dari keluarga IEEE 802 secara gratis. Silakan klik pada standar-standar di bawah untuk melakukan download gratis.</p>
<ul>
<li>IEEE 802®: <a href="http://standards.ieee.org/getieee802/802.html">Overview &amp; Architecture</a></li>
<li>IEEE 802.1™<a href="http://standards.ieee.org/getieee802/802.1.html"> Bridging &amp; Management</a></li>
<li>IEEE 802.2™: <a href="http://standards.ieee.org/getieee802/802.2.html">Logical Link Control</a></li>
<li>IEEE 802.3™: <a href="http://standards.ieee.org/getieee802/802.3.html">CSMA/CD (Ethernet) Access Method</a></li>
<li>IEEE 802.5™: <a href="http://standards.ieee.org/getieee802/802.5.html">Token Ring Access Method</a></li>
<li>IEEE 802.11™: <a href="http://standards.ieee.org/getieee802/802.11.html">Wireless Local Area Networks</a></li>
<li>IEEE 802.15™: <a href="http://standards.ieee.org/getieee802/802.15.html">Wireless Personal Area Networks</a></li>
<li>IEEE 802.16™: <a href="http://standards.ieee.org/getieee802/802.16.html">Broadband Wireless Metropolitan Area Networks</a></li>
<li>IEEE 802.17<span style="color: #000000;">™.</span> <a href="http://standards.ieee.org/getieee802/802.17.html">Resilent Packet Rings</a></li>
<li>IEEE 802.20<strong><span style="color: #000000;">™</span></strong>. <a href="http://standards.ieee.org/getieee802/802.20.html">Mobile Broadband Access System</a></li>
<li>IEEE 802.21<strong><span style="color: #000000;">™</span></strong>. <a href="http://standards.ieee.org/getieee802/802.21.html">Media Independent Handover Services</a></li>
</ul>
<p>Standar-standar ini hanya dapat diunduh gratis selama masa Peringatan Ulang Tahun Komite Standar IEEE 802; dan keputusan ini dapat diubah setiap saat tanpa pemberitahuan. Silakan disebarkan demi makin majunya pengembangan sistem komunikasi dan informasi demi kemanusiaan. Selamat Ulang Tahun, Komite Standar IEEE 802!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komunikasi.org/2010/03/30-tahun-komite-standar-ieee-802/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IEEE P1902.1: Wireless Visibility Networks</title>
		<link>http://komunikasi.org/2009/02/ieee-p19021-wireless-visibility-networks/</link>
		<comments>http://komunikasi.org/2009/02/ieee-p19021-wireless-visibility-networks/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 23:39:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Standard]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komunikasi.org/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[IEEE telah menyetujui standard wireless baru: IEEE 1902.1™, &#8220;Standard for Long Wavelength Wireless Network Protocol,&#8221; yang merupakan peningkatan dari protokol jaringan visibilitas yang dinamai RuBee™. RuBee adalah protokol transceiver yang bersifat dua arah, on-demand, peer-to-peer, beroperasi pada panjang gelombang di bawah 450 kHz. Protokol ini bekerja pada lingkungan keras dalam bentuk jaringan ribuan penanda (tag) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>IEEE telah menyetujui standard wireless baru: IEEE 1902.1™, &#8220;Standard for Long Wavelength Wireless Network Protocol,&#8221; yang merupakan peningkatan dari protokol jaringan visibilitas yang dinamai RuBee™. RuBee adalah protokol transceiver yang bersifat dua arah, on-demand, peer-to-peer, beroperasi pada panjang gelombang di bawah 450 kHz. Protokol ini bekerja pada lingkungan keras dalam bentuk jaringan ribuan penanda (tag) yang berjangkauan 3 hingga 17 meter. Standar ini diharapkan dapat digunakan dalam bidang kedokteran untuk menangani pasien; serta untuk penanganan aset berharga, fasilitas pemerintahan, industri penerbangan, pengelolaan persenjataan, hingga hal-hal lain seperti aset bergerak, dan peternakan <img src='http://komunikasi.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>John K Stevens, Ketua Kelompok Kerja IEEE 1902.1 mengatakan, &#8220;RuBee tags are ideal in situations where bandwidth is not an issue, but where low cost, high tag count, long battery life and use in harsh environments, such as near steel and water, are critical performance criteria.&#8221;</p>
<p>IEEE 1902.1™ menawarkan protokol yang real-time dan mudah dicari (menggunakan tag). Pengalamatannya mirip alamat IP dengan subnet yang terkait kepada taksonomi aset. Kecepatan data hanya 300 hingga 9,600 Baud. Jaringan visibilitas RuBee dikelola menggunakan router Ethernet saja. Tag bisa dikelola melalui web, dan jika diperlukan dapat dibuat tercari melalui mesin pencari (seperti Google) atau melalui server nama tag &#8220;.tag&#8221; dari Visible Assets.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komunikasi.org/2009/02/ieee-p19021-wireless-visibility-networks/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Standard IEEE 1900</title>
		<link>http://komunikasi.org/2009/02/ieee-p1900/</link>
		<comments>http://komunikasi.org/2009/02/ieee-p1900/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 02:09:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Standard]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://komunikasi.org/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Awal Februari ini, IEEE Standard Association telah mengesahkan standar wireless IEEE 1900.4™, yaitu &#8220;Standard for Architectural Building Blocks Enabling Network-Device Distributed Decision Making for Optimized Radio Resource Usage in Heterogeneous Wireless Access Networks.&#8221; Standar ini menata pengelolaan resource pada blok-blok network dan perangkat wireless, serta informasi antar blok. paul Houzé, Ketua Kelompok Kerja IEEE 1900.4 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Awal Februari ini, IEEE Standard Association telah mengesahkan standar wireless IEEE 1900.4™, yaitu &#8220;Standard for Architectural Building Blocks Enabling Network-Device Distributed Decision Making for Optimized Radio Resource Usage in Heterogeneous Wireless Access Networks.&#8221; Standar ini menata pengelolaan resource pada blok-blok network dan perangkat wireless, serta informasi antar blok. paul Houzé, Ketua Kelompok Kerja IEEE 1900.4 melontarkan bahwa pada konteks network wireless ke depan, berbagai jenis akses radio (2G, 3G, B3G, Wireless LAN, dll) harus berjalan berdampingan (koeksistensi). Akibatnya diperlukan pengelolaan sumberdaya terkoordinasi lintas teknologi.</p>
<p>Standard IEEE 1900.4 merupakan bagian dari keluarga IEEE 1900 yang berisi berbagai dukungan untuk cognitive radio (CR), dynamic spectrum access (DSA), dan koeksistensi. Cognitive radio (CR) sering didefinisikan sebagai software-defined radio (SDR), yaitu saat perangkat radio mampu secara cerdas menentukan kebutuhan dan memilih  sumberdaya radionya sesuai konteks. Sebelumnya, standard semacam WiFi (802.11), Zigbee (802.15.4), serta WiMAX (802.16) telah dilengkapi dengan level teknologi CR tertentu. Namun standard 802.22 akan menjadi standard internasional berbasis CR pertama. CR akan berkait erat dengan akses spektrum yang bersifat dinamis (DSA). Namun yang menarik tentu keterkaitan antara CR dan koeksistensi: pemilihan sumberdaya yang menentukan jenis akses radio sebuah komunikasi.</p>
<p>Kelompok kerja yang berfokus pada Dynamic Spectrum Access Networks (DSA) ini disebut IEEE Standards Coordinating Committee 41 (<a href="http://www.scc41.org">SCC41</a>). Komite inilah yang mengerjakan standard IEEE 1900. Beberapa bagian dari standard itu adalah:  IEEE 1900.1 menyusun konsep next generation radio systems dan spectrum management. IEEE 1900.2 merekomendasikan praktek koeksistensi dan interferensi. IEEE 1900.3 (target Feb 2011) mengevaluasi sistem radio dengan DSA. IEEE 1900.4 menyusun arsitektur sistem yang memungkinkan optimasi sumberdaya radio dalam jaringan heterogen. Kumpulan standard ini (lihat gambar) akan memungkinkan pengelolaan spektrum bersama antara jaringan yang paham CR dan yang belum paham CR.</p>
<p><center><img class="alignnone size-full wp-image-14" title="p1900" src="http://komunikasi.org/wp-content/uploads/2009/02/p1900.png" alt="p1900" width="500" height="315" /></center></p>
<p>Network reconfiguration management (NRM) berkomunikasi dengan terminal radio management (TRM) membentuk interoperabilitas antara jaringan2 radio tanpa infrastruktur. Perangkat yang komplian pada 1900.4 memungkinkan rekonfigurasi network dan terminal yang berikutnya memungkinkan pemindahan yang seharusnya tak terasa (seamless).</p>
<p>Direncanakan akan ada 1900.5 yang membahas bahasa policy, dan 1900.6 untuk RF sensing. Standar lain yang juga akan sudah mengadopsi soal CR, DSA, dan koeksistensi adalah 802.22 (Sep 2009), 802.19, 802.16h, 802.16m (atau disebut juga WiMAX II atau WiMAX next generation, Des 2009), serta 802.11y (Des 2009).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komunikasi.org/2009/02/ieee-p1900/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

