Bandung: Opening The Gates to 4G

Seperti yang telah direncanakan, Bandung merupakan kota pertama untuk serial seminar “Opening the Gates to 4G” :) . Ini adalah serial seminar yang diluncurkan IEEE Comsoc Indonesia Chapter, dan didukung IEEE Indonesia Section dan Mastel. Seminar ini bertujuan untuk membuka perbincangan yang lebih luas mengenai pengembangan network, service, dan aplikasi di Indonesia memanfaatkan platform 4G.

IEEE-Horison

Seperti yang disiratkan tajuk seminar ini, terdapat lebih dari satu gerbang menuju ke teknologi mobile 4G. Di sisi network, setelah tumbangnya UMB, kita memiliki LTE dan WiMAX II. Tapi banyak parameter lain yang menandai 4G. Cognitive radio memungkinkan perangkat2 kita secara cerdas memilih spektrum dan platform telekomunikasinya mengikuti kebutuhan, lokasi, dan parameter lain, yang secara umum disebut dengan konteks. Pun aplikasi tengah mengarah ke aplikasi peduli konteks (context-aware applications).

Seminar ini dibuka IEEE Comsoc Chapter Chair, Kuncoro Wastuwibowo, dengan memaparkan kebutuhan dan requirement atas 4G, baik dari sisi reguirement oleh ITU, maupun oleh kebutuhan industri. Selain cognitive radio, dibahas skema all-IP network (yang artinya juga dukungan atas IPv6), antena cerdas (MIMO, spatial multiplex), dan OFDMA. Lalu Arief Hamdani Gunawan (vice chair IEEE Indonesia Section) melakukan diskusi panjang dan mendalam tentang LTE, lengkap dengan SAE. Kemudian Kuncoro membandingkan dengan mengulas mengenai WiMAX II yang masih berstatus pre-standard (IEEE 806.16m).

Sebagai penutup, seminar diakhiri dengan diskusi tentang context-aware application dan pervasive computing. Seminar berikutnya akan diselenggarakan di Yogyakarta, Jakarta, dan Pulau Bali serta Sumatra.

Did you enjoy this post? Why not leave a comment below and continue the conversation, or subscribe to my feed and get articles like this delivered automatically to your feed reader.

Comments

No comments yet.

Sorry, the comment form is closed at this time.