-
Generasi Keempat (4G)
Posted on November 18th, 2007 No commentsITU (International Telecommunications Union) tengah menyelesaikan standardisasi Selular Generasi Keempat (4G). Network 4G yang akan diterbitkan beberapa tahun ke depan ini akan membawa layanan suara, data, dan streaming multimedia, yang semuanya berbasis IP, pada kecepatan yang lebih tinggi.
ITU-R (Radiocommunication Sector) diharapkan menerbitkan daftar requirement yang disebut ITU-Advanced, yang berisi antara lain dukungan untuk kecepatan data setidaknya 100 Mb/s, serta pemanfaatan OFDMA, yaitu versi multiuser dari OFDM. Jika jaringan 3G saat ini — termasuk WCDMA, HSPA, CDMA2000, EXDO — merupakan optimisasi komunikasi suara, maka jaringan 4G harus seluruhnya berbasis IP.
Saat ini telah ada tiga kandidat yang telah dipertimbangkan untuk masuk sebagai standard 4G, yaitu LTE (long-term evolution), UMB (ultramobile broadband), dan WiMAX II (IEEE 802.16.m). Kandidat lain, jika ada, masih diperkenankan untuk diproposalkan hinga 2009. Setelah itu, ITU-R akan merinci setiap spesifikasi.
Perbandingan ketiga kandidat saat ini dipaparkan sbb:

LTE dikembangkan oleh 3GPP (kelompok pengembang GSM, didukung terutama oleh Ericsson), sementara UMB diajukan oleh 3GPP2 (kelompok pengembang CDMA 2000, terutama Qualcomm). WiMAX II diajukan oleh by WiMAX Forum (terutama Intel). Tabel di atas membandingkan beberapa aspek setiap kandidat. Semua transmisi menggunakan OFDMA, kecuali bagian uplink pada LTE yang memanfaatkan single-carrier FDMA demi alasan efisiensi daya. UMB menjanjikan kecepatan hingga 288 Mb/s (pada band selebar 20 MHz), sementara LTE berharap mencapai 250 Mb/s. WiMAX II berharap bisa menembus batas barrier 1 Gb/s pada stationary mode.
Namun pengamat industri berspekulasi bahwa akhirnya 4G bisa berwujud kombinasi berbagai pendekatan. Atau lebih buruk, para carrier dapat memilih elemen-elemen teknologi secara terpisah, sambil mengabaikan standardisasi yang utuh. Operator sendiri mungkin baru mulai menganut 4G setelah investasi dari pembangunan 3G dan 3.5G mulai kembali.
-
ITS Knowledge Sharing
Posted on November 5th, 2007 No commentsUntuk memulai meningkatkan minat para akademisi dan mahasiswa, IEEE Comsoc Indonesia Chapter melakukan serangkaian kegiatan knowledge sharing, yang diawali dari kampus-kampus besar. Maka pada tanggal 5 November 2007 ini, diselenggarakan kegiatan IEEE Knowledge Sharing ini di Gedung Rektorat ITS hari ini. Audience berasal dari beberapa perguruan tinggi di Surabaya. Organiser kegiatan ini adalah Daniel Siahaan dari Fakultas Teknologi Informasi ITS.

Pada sesi pertama, Arief Hamdani Gunawan (chairman of IEEE Indonesia section) membahas IEEE secara umum, termasuk kegiatan society, standard yang dihasilkan, dan kesempatan2 yang bisa diperoleh. Lalu M Ary Murti (chairman of IEEE Comsoc Indonesia chapter) memfokuskan tentang Communications Society dan hal2 yang bersifat akademis, termasuk kerjasama dll. Setelah break, Kuncoro Wastuwibowo memberikan sharing baik pada business aspect maupun beberapa technology breakthrough. (NGMN, WiMAX, dan context awareness). Sesi tanya jawab meliputi masalah teknologi dan organisasi, yang dipandu oleh M Ary Murti.
Kegiatan ditutup pada pukul 17.00.










