Bisnis Indonesia — Telkom akan memfokuskan pembangunan sistem teknologi informasi berbasis teknologi protokol Internet dengan total belanja modal sebesar Rp1 triliun hingga 2008. Telkom menganggarkan pembangunan solusi TI sekitar 3% dari total pendapatannya guna meningkatkan efisiensi sebesar 3% sampai 5%. Salah satu solusi TI yang akan dibangun adalah Tenoss (Telkom National Operational Support System).Khusus untuk aplikasi Tenoss, Telkom menggandeng Clarity, sebuah perusahaan penyedia sistem pendukung operasional industri telekomunikasi asal Australia. CEO Clarity Tomislav Matic mengatakan Telkom telah menunjukkan diri merupakan perusahaan yang memiliki wawasan ke depan dalam mengadopsi jaringan generasi lanjutan (Next Generation Network/NGN). “Saat ini Telkom telah menjadi bagian dari pelanggan kami lainnya di dunia yang akan memiliki manajemen infrastruktur, manajemen layanan pelanggan, dan sistem penagihan dalam satu sistem”, tuturnya.
Tomislav enggan menyebutkan nilai investasi yang ditanamkannya pada Telkom. Selain Telkom, perusahaan itu juga menjadi penyedia bagi operator Telekom Malaysia dan sejumlah operator di Australia.