Trafik Internet Indonesia Mencapai 2,1 GB/s
Bisnis — Trafik Internet Indonesia diprediksi akan mencapai 2,1 Gb/s tahun depan, naik sekitar 30% hingga 40% dari prediksi tahun ini sebesar 1,5 Gb/s, yang dipicu oleh naiknya jenis content games online dan naiknya jumlah pengguna Internet aktif. Menurut Johar Alam, nilai tertinggi lalu lintas Internet biasanya terjadi pada Maret atau September karena pada waktu itulah perusahaan menggelar berbagai laporan keuangan maupun distribusi dokumen. Johar Alam adalah pengelola National InterConnection Exchange (NICE) yang juga pemilik Internetindo Data Citra (IDC). NICE adalah tempat hosting sejumlah penyelenggara jasa Internet Indonesia (PJI) selain Indonesia Internet eXchange (IIX) milik Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).
Seperti diketahui, buntut pertikaian antara APJII dengan IDC adalah terpecahnya pusat pertukaran lalu lintas Internet menjadi dua, yaitu IIX dan NICE. Dualisme keberadaan router pusat pertukaran lalu lintas Internet tersebut memicu perpecahan antarPJI di mana ada sebagian dari mereka yang terhubung pada NICE dan ada juga yang terhubung ke IIX. Pusat pertukaran lalu lintas Internet adalah sebuah infrastruktur sebagai tempat terminal lalu lintas data bagi PJI-PJI dan pemilik portal di Indonesia sehingga mampu menyediakan akses Internet secara lebih cepat tanpa berhbungan dengan router di luar negeri.