Tiga vendor jaringan telekomunikasi, yaitu Nokia, Siemens, dan Ericsson, terpilih untuk uji coba layanan 3G Telkomsel. Trial setidaknya selama satu tahun. Ketiga vendor memperoleh tugas yang sama dalam usaha uji coba layanan 3G Telkomsel, terutama meliputi aspek teknik, kualitas, bentuk, maupun off service-nya. Dirut Telkomsel, Kiskenda, memaparkan bahwa uji coba layanan 3G baru dilakukan secara internal dan tidak terlalu memperhitungkan faktor eksternal seperti regulasi maupun lisensi yang belum siap. Namun, ungkapnya, jika di tengah proses uji coba tersebut faktor eksternal telah siap maka bukan tidak mungkin prosesnya akan dipercepat. “Kami akan pilih salah satu vendor dengan kualitas paling baik.”
Pertengahan April lalu, Nokia mengumumkan telah menandatangani persetujuan dengan Telkomsel dalam menangani paket penyempurnaan jaringan inti. Berdasarkan kontrak tersebut, Nokia bakal mensuplai paket jaringan inti 3GPP (3G partnership project) termasuk implementasi, manajemen proyek, perencanaan dan optimalisasi jaringan.
Menurut Kiskenda, Telkomsel baru memiliki izin prinsip penyelenggaraan layanan yang mulai populer di Asia sejak tahun lalu tersebut. Sementara untuk alokasi frekuensi hingga saat ini belum diperoleh.
Sebelum meluncurkan layanan berbasis 3G, anak usaha Telkom ini sudah menggelar layanan berbasis GPRS secara nasional. Sejak tahun lalu, Telkomsel juga mulai melengkapi jaringannya dengan kemampuan EDGE secara terbatas sebagai tahapan menuju 3G. EDGE selama ini dikenal sebagai teknologi perantara antara GSM/GPRS dengan 3G Wideband CDMA. (Bisnis: htr/swi)