Peningkatan Trafik Videoconference Wireless USB dan UWB
Sep 20

Kompas memaparkan: Yang Wang dan rekan-rekannya di Boston College mengatakan bahwa mereka telah menciptakan antena yang bisa menangkap cahaya tampak dengan cara serupa dengan antena radio menangkap gelombang radio. Piranti yang menggunakan karbon nanotube kecil itu bisa berfungsi sebagai dasar teknologi televisi optis atau untuk mengubah energi matahari menjadi listrik bila telah dikembangkan dengan benar kelak.

Sinyal radio dan televisi ditangkap menggunakan antena yang seukuran dengan panjang gelombang pancaran radiasi. Hal ini seringkali berukuran besar sehingga dibutuhkan antena yang tinggi. Pada sisi penerima, gelombang akan membuat elektron menjadi arus yang bisa membawa suara dan gambar. Namun cahaya dibawa photon, dalam paket-paket kecil yang memiliki properti gelombang dan partikel. Paket ini terlihat karena sel-sel di mata bisa menangkap mereka, tetapi tak seorangpun — hingga saat ini — bisa membuat sebuah alat yang cukup kecil untuk berfungsi sebagai antena. Nah, Yang Wang dan rekan-rekannya di Boston College, mengakalinya dengan menggunakan karbon nanotube, suatu struktur mikroskopis berbentuk tabung ukuran nano yang dibuat dari atom-atom karbon. Tabung-tabung itu disusun secara acak.

Cahaya akan membangkitkan arus listrik mini, demikian ditulis para peneliti itu di journal Applied Physics Letters edisi terakhir. Antena cahaya tampak bekerja dengan cara menerima sinyal televisi yang diubah menjadi sinar laser dan diteruskan menggunakan serat optik, kata para ilmuwan. Selain akan meningkatkan kualitas dan efisiensi sinyal televisi, teknologi ini bisa juga digunakan sebagai basis piranti tenaga surya yang mengubah cahaya menjadi listrik untuk disimpan dalam sebuah kapasitor.

Leave a Reply