Pasar PDA, atau sering disebut handheld computer, mulai mengalami penurunan. Ini diperkirakan akibat customer mulai lebih suka smartphone yang lebih ringkas. International Data Corp (IDC) melaporkan, penurunan pasar memang hanya sebesar 2.2% dibandingkan triwulan yang sama tahun lalu. Pangsa terbesar masih dikuasai Palm, sebesar 42%, diikuti HP, dan kemudian Sony.
Sony hanya tertinggal sedikit dibandingkan HP, namun mulai kehilangan minat untuk mengejar posisi HP, karena biaya yang terlalu besar dibanding hasil yang diperoleh. Justru sekarang Sony mulai menarik diri dari pasar Amerika dan Eropa. Toshiba yang biasanya ada di lima besar, setelah Dell, tergeser oleh perusahaan Jerman Medion.
Namun, IDC belum menganggap pasar PDA telah berakhir, karena bagaimana pun Smartphone masih memiliki banyak kelemahan untuk dapat betul-betul menggantikan PDA.