Nortel: Penyedia Solusi Konvergensi Utama Broadband CDMA dari Motorola
Mar 16

Siemens, Motorola, dan Ericsson tengah melakukan kolaborasi untuk mengembangkan standar teknologi “push-to-talk”. Service “push-to-talk” memungkinkan headset untuk digunakan layaknya walkie-talkie. Para operator meyakini bahwa service ini akan meningkatkan pendapatan mereka karena mendorong user berbicara lebih lama. Teknologi ini terkenal di Amerika Serikat tapi tidak di kawasan lainnya.

Ketiga perusahaan akan mengupayakan tes untuk menjadikan teknologi mereka kompatibel dengan teknologi setiap perusahaan. Mereka juga mengusahakan agar para pelanggan dari operator yang berbeda dapat berbicara satu dengan lainnya.

Banyak perusahaan ponsel, termasuk Siemens dan Nokia, menjadi bagian dari Open Mobile Alliance (OMA). OMA bertujuan untuk mengembangkan messaging yang terunifikasi dan menggunakan standar terbuka. Bulan lalu, Nokia mengumumkan kerjasama interoperabilitasnya dengan Samsung, dimana Nokia mensuplai teknologi “push-to-talk”.

Juru bicara Siemens mengatakan bahwa Siemens masih tetap menginginkan sebuah standar tunggal teknologi “push-to-talk” dan berharap agar kerjasamanya dengan Motorola dan Ericsson akan makin berkembang. “Nokia diundang tetapi menolak bergabung.”

Leave a Reply