Intel minggu ini mungkin mendemonstrasikan chip pertamanya yang dapat digunakan untuk PC dan mesin server guna mencegah pelanggan beralih ke AMD. Chip yang diberi nama Yamhill itu akan dapat mengolah data di PC berukuran 32-bit dan 64-bit, kata tiga analis. Sejauh ini, Intel belum mengakui keberadaan chip itu.
Sekitar 80% PC di dunia menggunakan chip produk Intel. Namun IBM dan Sun memilih chip Opteron produk AMD untuk server yang mengelola situs Internet. Opteron adalah satu-satunya prosesor di pasar yang dapat mengoperasikan peranti lunak berkekuatan 32-bit dan 64 bit. “AMD menunjukkan kekuatannya. Anda tahu ketika Intel melihat pasar itu mulai berkembang, mereka harus melakukan sesuatu,” ujar Rick Whittington, analis pada American Technology Research di Greenwich, Connecticut.