IEEE telah mulai mengembangkan standar yang akan meningkatkan daya guna throughput pada WLAN untuk mencapat setidaknya 100 Mb/s. Throughput ini tiga kali lebih besar daripada kecepatan WLAN standar IEEE 802 yang ada saat ini, yang masih mencapai 30 Mb/s.
Standar baru ini dinamai IEEE P802.11n, dengan judul «Wireles LAN Medium Access Control (MAC) and Physical Layer (PHY) Specifications: Enhancements for Higher Effective Throughput», ditujukan untuk memenuhi kebutuhan bandwidth baik di level enterprise, network rumahan, sampai hotspot WLAN.
Bagi perusahaan, kecepatan seperti ini membuat WLAN tak berbeda dengan Ethernet yang rata-rata digelar pada rate 100 Mb/s juga. Jadi tidak ada hambatan lagi dalam penggunaan aplikasi-aplikasi perkantoran yang ada saat ini, dengan infrastruktur WLAN. Sementara di rumah2, WLAN dengan kecepatan tinggi dapat digunakan untuk video digital. Bagi WLAN di area publik, meningkatnya bandwidth memungkinkan penampungan jumlah user yang dapat terkoneksi pada sebuat hotspot, sampai setidaknya dua kali lipat.
“Beberapa tahun lalu, kecepatan WLAN 100 Mb/s ini memang dianggap tidak mungkin,” kata Stuart J. Kerry, ketua IEEE 802.11 Working Group. “Namun keberhasilan WLAN IEEE 802.11 WLAN dan sejumlah perkembangan teknologi telah memungkinkan throughput yang lebih besar seperti ini. Pengembangan ini meliputi kinerja frekuensi radio yang lebih baik, dan teknologi mikroprosesor yang berbasis teknologi CMOS tingkat lanjut.”
Kecepatan yang didefinisikan dalam IEEE P802.11n akan berbeda dengan standar IEEE 802 lainnya, seperti misalnya IEEE 802.11g. Standar ini lebih ditujukan pada peningkatan keefektifan throughput pada interface MAC, alih-alih pada kecepatan persinyalan di layer PHY layer.